CINTA DAN BENCI | TIPS DAN TRIK | INFO KESEHATAN

Tips Konsumsi Makanan Selama Bulan Puasa


Persiapan demi persiapan telah dilakukan oleh para muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia sendiri. Banyak cara dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini. Salah satunya adalah mempersiapkan konsumsi yang sehat dan bergizi selama bulan puasa. Kita memang harus tahu dan mengerti mengenai cara menjaga makanan selama bulan puasa. Dengan pola konsumsi yang teratur, bisa jadi penyakit yang ada dalam tubuh kita bisa sembuh, amin. Yang penting kita iklhas serta niat yang baik karena Allah SWT. 

Tujuan kita mengikuti pola sehat dalam puasa adalah agar bisa lancar sampai akhir menjalani ibadah puasa. Karena puasa memang banyak sekali manfaatnya, di ilmu kedokteran pun sudah banyak menjelaskan tentang fungsi serta manfaat puasa untuk tubuh kita. Untuk itu, kita disini akan sedikit membuka wacana mengenai tips konsumsi makanan selama bulan puasa. Berikut ini adalah masukan bagi anda untuk mengkonsumsi makanan selama puasa

1. konsumsi makanan yang bergizi baik saat sahur ataupun berbuka. Tidak harus mahal dan mewah makanan yang harus kita santap. Yang terpenting tetap mengandung 5 unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat dan juga vitamin.

2. untuk kalian yang mau dan bisa kuat menahan lapar, alangkah baiknya anda mengkonsumsi jenis makanan yang banyak mengandung serat, dan semua itu terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan. Karena, tubuh kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa mencerna makanan yang mengandung serat.

3. Untuk menghindari terjadinya dehidrasi, usahakan banyak minum air putih ketika anda sahur dan juga berbuka selama bulan Ramadhan.

4. Setelah menjalan makan sahur, hindari agar tidak langsung tidur, menunaikan sholat subuh lebih dulu, kemudian biarkan tubuh kita mencerna makanan dengan baik setelah itu anda boleh untuk tidur.

5. Ketika berbuka puasa, usahakan jangan langsung meminum es atau jenis minuman yang mengandung air es. Tapi cobalah sobat untuk meminum air hangat. Hal ini dimaksudkan agar perut anda bisa kembung karena asam lambung yang ada dalam tubuh kita terbentuk semakin banyak.

6. Setelah berbuka, jangan langsung makan besar, lebih baik sholat maghrib dulu, kemudian makanlah yang ringan dulu biar lambung tidak kaget setelah kosong seharian dan memerlukan ruang kosong untuk mencerna makanan. Baru setelah beberapa lama atau setelah sholat tarawih sobat bisa makan besar. Nah itulah beberapa tips konsumsi makanan dibulan puasa agar tubuh kita senantiasa sehat.

Beberapa tips sehat diatas semoga bisa bermanfaat untuk sobat semuanya. Dan selamat menunaikan ibadah puasa dengan nyaman serta sukses. Anda juga bisa menjadikan Tips Sehat Puasa di Bulan Ramadhan sebagai referensi anda. Terima kasih.

Tips Sehat Puasa di Bulan Ramadhan

Sebagai umat muslim, tentu saja menjadi sebuah kewajiban bagi kita untuk menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Bagi sebagian orang mungkin tidak mengerti bahwa sebenarnya puasa memberikan kesehatan bagi tubuh kita. Sehingga bisa dikatakan kalau puasa di bulan Ramadhan memberikan dampak positif untuk kesehatan. Di bulan suci ini, kita diuji untuk menjaga segala hal dari perbuatan kurang baik dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Satu tahun sekali kita menjalani ibadah ini, sehingga diharapkan bagi kaum muslim yang sudah wajib menjalankannya dianjurkan untuk tidak melewatkan.

Dibalik itu, banyak diantara kita yang sering mengeluh ketika menjalani puasa. Sehingga, disini kita akan sedikit membahas mengenai tips sehat berpuasa di bulan Ramadhan agar kita bisa menjalaninya dengan lancar. Berikut beberapa tips puasa di bulan Ramadhan.

-    Minum yang cukup. Dalam menjalani puasa, Hidrasi menjadi hal yang terpenting. Setelah anda berbuka puasa, segerakan minum dalam jumlah yang besar. Begitu pula ketika sahur, anda juga harus minum secukupnya. Karena kebutuhan hidrasi dalam tubuh kita sekitar 1,5 liter per hari.

-    Makan yang sehat. Cobalah untuk menerapkan diet sehat ketika anda akan berbuka. Jangan sampai anda seperti orang kerasukan dengan memakan habis kue atau makanan yang manis dalam jumlah yang banyak sekalipun tidak bisa memuaskan rasa lapar anda dan malah mengganggu pola makan anda. Lebih baik anda memakan kurma yang bisa mengisi ulang kembali energ anda dengan lebih cepat.

-    Hindari berbuka dalam porsi banyak. Usahakan memulai dengan makan sup, kolak ataupun makanan pembuka lain dan tunggu sampai semua itu meresap di pencernaan anda sebelum akhirnya anda makan besar.

-    Jangan makan banyak. Kebanyakan dari kita memiliki makan makanan yang berat ketika berbuka puasa. Sebenarnya, makan berlebih bukan hanya akan mengganggu tubuh anda tapi juga akan bisa membuat kita ngantuk ketika akan menjalani sholat tawarih.

-    Makan teratur. Walaupun puasa yang kita jalani dari matahari terbit sampai terbenam, tapi sebaiknya anda tetap menjaga pola makan anda tiga kali sehari. Pertama ketika kita sahur, setelah itu berbuka dan yang ketiga setelah 2 atau tiga jam setelah berbuka puasa.

-    Makan buah ketika sahur. Ketika kita sahur, usahakan agar kita memakan buah-buahan untuk bisa mendapatkan vitamin serta sumber karbohidrat seperti nasi dan juga ubi-ubian yang mampu bertahan sampai nanti berbuka puasa.

-    Usahakan tidur siang. Kalau anda memiliki waktu luang, usahakan agar tidur di awal siang agar mampu mengumpulkan energi. Hindari terik matahari dan juga panas yang bisa mengakibatkan dehidrasi.

-    Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Bagi para atlet mereka harus bisa lebih hati-hati ketika berolahraga di siang hari di bulan Ramadhan. Karena mampu menguras tenanga. Disarankan agar berolahraga yang tidak intensif di sore atau sebelum berbuka.

-    Kurangi Makan yang manis. Bagi mereka penderita diabetes, mereka harus rutin memonitor gula darah mereka agar selalu tahu keadaan tubuhnya. Cukup dengan hidrasi dan tidak mengkonsumsi makanan yang manis-manis tanpa sepengetahuan medis.

-    Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.

-    Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.

-    Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.

Bagaimana tips diatas. Anda juga bisa melihat mengenai Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan.

Dianggap Pacar Atau Hanya Teman

Memiliki perasaan kepada lawan jenis memang sudah takdir bagi kita. Namun, tidak semua itu akan bisa berjalan dengan mulus. Terkadang, banyak hal yang harus dihadapi agar bisa mencapai akhir yang bahagia. Kita memberikan perasaan lebih ke dia karena kita memiliki rasa lebih dari sekedar teman. Tapi, apa si dia juga memiliki rasa yang sama dengan kita. Hal ini sering dialami di masyarakat kita terlebih para abg. Untuk itu, disini kami akan memberikan sedikit ulasan mengenai hal tersebut. Anda seperti apa, Dianggap Pacar Atau Hanya Teman.

Cinta bertepuk sebelah tangan, itulah ungkapan yang pas untuk diberikan kepada seseorang yang tidak mampu mencapai cinta sejatinya. Walaupun begitu, anda tidak harus putus asa dan merasa menjadi orang paling sial di dunia. Karena masih banyak orang yang kurang beruntung dari anda di dunia ini. Dianggap pacar atau teman. Maunya sih pacar, tapi kalau sebaliknya, shock 3 detik tentunya. Tidak usah berlama-lama, langsung saja kita simak mengenai pengalaman tersebut dibawah ini.

1. Bukan teman kencan di acara penting.
Yang dimaksud adalah anda tidak pernah diajak bersama untuk menghadiri sebuah acara penting, seperti hadir dalam pernikahan teman, atau pesta ulang tahun saudaranya. Tentu saja, si dia sudah memiliki banyak alasan yang akan diberikan kepada ketika nanti anda mempertanyakan hal tersebut.

2. Akhir pekan tidak pernah telepon.
Mungkin, sang idola senang berada di dekat anda, tapi apakah hal tersebut masih juga sama bila di akhir pekan. Masihkah dirinya akan menelepon anda, mengajak anda keluar untuk jalan-jalan. Mungkin yang akan ia lakukan hanya sms anda. Tapi belum tentu dirinya akan melakukan interaksi dengan anda secara langsung.

3. Tak pernah diajak ke rumah.
Mungkin intensitas waktu bertemu dengan anda sangat sering ketika berada di kantor ataupun rumah anda. Tapi, anda sekalipun belum pernah datang ke tempat tinggalnya. Sering kali banyak alasan yang dilontarkan kepada anda. Karena sesungguhnya sebuah hal yang sulit untuk bisa mengenal pribadi seseorang tanpa mengetahui seperti apa lingkungan tempat tinggalnya.

4. “Kenalkan, ini teman saya.”
Alih-alih mengenalkan Anda sebagai kekasihnya, ia justru mengenalkan Anda sebagai teman di hadapan keluarga dan kerabatnya. Atau ia akan mengenalkan Anda hanya dengan menyebutkan nama Anda. Hmm, terima atau tidak, ini berarti Anda bukanlah kekasihnya.

5. Hot and cold.
Saat ia ingin bertemu dengan Anda, ia akan bersemangat dan bersikap menyenangkan. Tapi, saat sedang tak ingin bertemu, ia bisa bersikap sangat dingin. Semuanya tergantung pada keinginannya. Bahkan, ia akan bersikap tak senang jika Anda tiba-tiba muncul tak sesuai keinginannya. Kalau seperti ini, lebih baik segera tinggalkan saja deh.

Lihat juga mengenai Cara Mengatasi Rasa Minder Terhadap Gebetan.

Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan

Semua hal yang akan kita lakukan nantinya, tentu saja harus memliki persiapan yang matang agar hasil akhir yang kita dapatkan sesuai dengan yang diharapkan. Begitu pula ketika menyambut bulan suci Ramadhan. Sebentar lagi, seluruh umat muslim akan menjalani ibadah puasa. Bulan penuh berkah yang ditunggu-tunggu oleh semua muslim di seluruh dunia. Bila kita memiliki persiapan yang baik, tentu saja kita akan dengan mudah menjalaninya. Sehingga, kita harus memiliki persiapan ketika menyambut bulan Ramadhan.

Bulan baik, bulan penuh berkah akan lebih indah bila kita melaluinya dengan benar. Banyak hal yang harus kita lakukan di bulan ini dan juga yang dihindari. Baiklah, kami akan memberikan sedikit ulasan mengenai persiapan untuk menyambut bulan ramadhan 2014.

1.    Persiapan Ilmu
Dengan mempersiapkan ilmu diharapkan agar ketika menjalani aktivitas di bulan Ramadhan ini bisa optimal. Dengan memilki banyak wawasan dan pemahaman yang cukup mengenai Ramadhan akan lebih memudahkan kita melakukan segala hal. Seperti mencari bahan rujukan serta ikut serta dalam majelis ilmu yang membahas mengenai Ramadhan. Dengan melakukan hal tersebut bertujuan untuk bisa mengarahkan agar bisa beribadah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, sebelum, selama dan sesudah Ramadhan. Kita harus mendahulukan ilmu sebelum amal. Sehingga, mulai sekarang kita harus sudah memliki program untuk menambah wawasan mengenai Ramadhan. Jangan sampai hal yang berkaitan dengan Ramadhan baru kita dapatkan sesudah bulan Ramadhan.

2.    Persiapan Semangat
Memiliki semangat tinggi dalam menyambut Ramadhan harus dimiliki jauh-jauh hari sebelum tiba waktunya. Seperti Salafus-Shaleh membaca doa “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan pertemukan kami dengan Ramadhan”. Selain doa, kita juga dapat menambah semangat kita dengan cara memperbanyak ibadah sunnah. Hal terpenting, jangan sampai menjelang Ramadhan dan di bulan Ramadhan melakukan maksiat berbentuk apapun, namun bukan berarti di bulan lainnya kita boleh melakukan hal tersebut. Hal ini ditujukan agar kadar keimanan kita lebih baik ketika akan menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Anggap saja sebagai pemanasan, sehingga disaat kita masuk Ramadhan kita sudah terbiasa dengan kebaikan dan jauh dari keburukan.

3.    Persiapan Fisik
Aktifitas di bulan Ramadhan memerlukan fisik yang lebih prima dari bulan lainnya. Sebab, jika fisik kita lemah, kemulian yang dilimpahkan Allah pada bulan tersebut tidak dapat kita raih secara maksimal. Kita harus membiasakan hidup sehat dengan mengatur pola makan, istirahat dan beraktifitas secara seimbang, serta cukup berolah raga, agar tubuh kita prima saat Ramadhan tiba.Kita juga harus melatih fisik untuk melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-Qur'an, biasa bangun dan shalat malam, dan aktivitas lainnya. Agar kita memiliki ketahanan yang baik saat secara maksimal melakukannya di bulan Ramadhan.

4.    Persiapan Harta
Sebaiknya, sebelum Ramadhan tiba kita sudah memiliki perbekalan harta yang cukup. Sehingga saat Ramadhan, waktu kita bisa lebih difokuskan untuk beribadah. Lebih dari itu, persiapan harta adalah untuk melipatgandakan sedekah atau infaq kita di bulan Ramadhan. Apalagi pahalanya dilipatgandakan oleh Allah dan Rasulullah telah mencontohkan kedermawanan yang sangat tinggi di bulan ini. Harus diingat pula bahwa, persiapan harta bukan untuk membeli keperluan buka puasa atau hidangan lebaran secara berlebihan sebagaimana tradisi masyarakat kita selama ini, yang bahkan cenderung ke arah israf dan tabdzir.

5.    Persiapan Target Peningkatan diri
Juga penting untuk kita persiapkan adalah target-target yang ingin kita capai di bulan Ramadhan nanti. Agar terjadi peningkatan dalam diri kita sesuai dengan yang kita inginkan. Misalnya target mengkhatamkan Al-quran atau menghafalnya, target penguasaan bahasa Arab atau melancarkannya, target menamatkan kitab-kitab tafsir, hadits dan lainnya, target jumlah infaq, membantu orang yang kesusahan, dan yang semisalnya. Baik dari sisi kwalitas maupun kwantitasnya. Pembuatan target capaian bulan Ramadhan akan memacu kita untuk beramal lebih baik lagi dari sebelumnya. Selain untuk pribadi, dalam keluarga atau organisasi kita-pun sebaiknya juga dirancang target-target bersama yang akan dicapai di bulan Ramadhan ini.
Dengan memiliki persiapan ini, semoga saja karunia terbesar di bulan Suci Ramadhan dapat diraih dengan maksimal. Semoga saja, Ramadhan di tahun ini bisa lebih baik dan bermakna dari sebelumnnya.

Cara Mengatasi Rasa Minder Terhadap Gebetan

Malu dan tidak percaya diri sering dirasakan oleh mereka yang sedang PDKT dengan seorang yang spesial. Hal ini lumrah dan wajar, karena rasa canggung yang dirasakan timbul karena adanya rasa yang berbeda. Minder terharap gebetan sering muncul beberapa hari sebelum bertemu dengan sang pujaan hati. Hal yang sering dirasakan biasanya tegang, gelisah dan yang lebih parah biasanya ingin menggagalkan rencana untuk bertemu dengan si dia. 

Untuk bisa mengatasi hal tersebut, maka anda harus memiliki persiapan yang matang agar ketika bertemu anda merasa biasa. Disini, kami akan mengulas sedikit pembahasan mengenai bagaimana cara mengatasi rasa minder terhadap gebetan. Langsung saja anda baca dengan baik tips dan trik cinta berikut ini. 

 1. Tarik Napas
Mungkin sedikit aneh dan biasa dengan tips pertama ini. Tapi bila dipelajari secara seksama, dengan cara menarik napas mampu untuk menenangkan kepanikan anda ketika bertemu dengannya. Sebelum anda memulai pembicaraan ke pada dia, cobalah menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Kalau dia tahu apa yang anda lakukan, biarkan saja mungkin saja ia juga mengalami hal yang sama dan akan mengikuti langkah yang anda lakukan. 

2. Pilih Busana yang Tepat
Tips yang kedua ini juga penting untuk diri anda. Karena dengan mengenakan busana yang tepat mampu menunjukkan karakter anda sebenarnya. Tidak harus memakai baju baru untuk membut dirinya terkesan. Yang penting pakaian yang anda gunakan bersih, rapi dan anda merasa percaya diri ketika memakainya. Dengan menggunakan baju yang tepat bisa membuat si dia dihargai. Terlebih, bila anda mampu terlihat sempurna ketika memakainya. Hindari memakai pakaian kantor ketika anda bertemu dengan dia. 

3. Jauhkan Prasangka Negatif
Menjauhkan diri dari pikiran negatif sangat penting untuk sebuah hubungan. Terkadang ketika anda sedang gugup, yang ada dalam otak anda pertanyaan-pertanyaan yang membuat anda tidak percaya diri. Seperti memiliki rasa bahwa anda bukan tipenya. Tema apa yang akan anda bicarakan, cara berpakaian yang kurang baik, dan banyak lagi. Sehingga membuat anda lupa dan kurang fokus terhadap hal yang lebih penting. Dengan begitu, menimbulkan anggapan bahwa anda adalah orang yang kurang memperhatikan orang yang sedang bicara. 

Apalagi bila pertemuan dengannya saja belum terjadi tapi Anda sudah berpikiran negatif. Pikiran-pikiran itu hanya akan memperburuk penampilan Anda nantinya. So, biarkan proses pertemuan Anda mengalir seperti air. Terkadang ketidaksempurnaan justru menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pasangan.

4. Biasakan Bersosialisasi
Sifat Anda yang minder dan ‘pemalu’ mungkin karena Anda jarang bergaul dengan orang-orang baru, atau bahkan jarang berkomunikasi dengan tetangga di sekitar rumah Anda. So, mulai sekarang latih diri Anda untuk bersosialisasi. Mulailah dari lingkungan yang paling dekat dan temukan satu atau dua orang baru setiap minggu agar Anda lebih supel dan lihai berkomunikasi. Bila teman saja Anda tidak punya, tidak cerdas bila Anda berharap untuk luwes bersama seseorang yang tingkatannya lebih tinggi dari teman.

5. Boleh BERHARAP, tapi Jangan NGAREP
Ketika Anda menyukai seseorang, sebaiknya jangan menaruh harapan terlalu besar agar orang yang Anda incar bisa menjadi kekasih Anda. Apalagi bila kondisinya sama sekali tidak ada tanda-tanda akan ke situ. Sikap ngarep  tersebut tanpa sadar akan membuat Anda terlihat agresif, dan itu bisa menakutinya. Ngarep membunuh ketertarikan dengan mudah seperti tsunami membunuh api lilin.
Stay cool, luangkan waktu secara bertahap untuk saling mengenal satu sama lain, sebelum Anda mulai berpikir untuk lanjut ke tahap selanjutnya.

6. Jangan Mendominasi Pembicaraan
Hal penting lain yang perlu Anda perhatikan adalah jangan mendominasi pembicaraan. Ingat, bahwa pertemuan ini bukan tentang menceritakan diri Anda (dan segunung kelebihan-kelebihan Anda) saja. Berikan kesempatan si dia untuk bercerita mengenai dirinya. 1:1 adalah rumus yang tepat untuk menghindari dominasi pembicaraan. Bila ditanya, tanya balik dengan pertanyaan sama setelah menjawab.